Tulisanku...

Selasa, 04 Februari 2014


Seluk Beluk

Di sebuah rumah sederhana berpintu satu, memiliki beberapa jendela yang bertralis bunga merah kecoklat-coklatan. Atapnya kotak-kotak diposisikan miring ke bawah curam Ya, sama seperti rumah-rumah yang lain. Sederhana saja di depanynya ad ataman bunga, biasa dbuat cocok tanam seorang ibu berperawakan tubuh lumayan gemuk, tapi segar bugar. Setiap pagi, ibu ini rajin menyirami setiapn tanaman yang ditanaminya di depan rumah. Kebannyakan tanamannya seperti jahe, lengkuas, daun salam, kencur, sereh, daun bawang, dan kencur. Pokoknya bannyaaakkk dech.. Tak heran, karena ibu ini hobi sekali memasak bahkan bakatnya ini dapat tersalrkan dengan berjualan berbagai jenis masakan dari kalangan orang atas sampai orang bawahan. Ibu ini sangat ramah, maka tak heran banyak orang senang membeli, bekerja sama, atau membantu dalam uusan masak-memasak.
              Pasti penasaran kan, siapa nama ibu ini? Ibu ini bernama Bu Jahe. Neng. Sedikit aneh memang mendengar namanya. Tapi, jangan salah, ada kisah menarik lho bi balik namanya ini! Dulu nsich, katanya diberi nama Jahe Neng gara-gara waktu ngidam, ngidamnya jahe terus, Sampai waku Bu Jahenya kkeluar,, ibunyaibunya gak bias tahan kalau belum maka jahe dulu. Parahnya lagi, jahenya dimakan mentah-mentah. Sampai suaminya bingung sendiri bingung sendiri dengan kelakuan istrinya sendri. Ya, itu dia ceritanya koq bias dikasih nama Jahe. Kalau kate’Neng’ , yah,,, itu mah Cuma tambahan saja , biar agak panjangan gitu….katanya.
          Bu Jahe, punya anak 3, namanya Dimas, Monas, dan Laras. Semuanya diakhri dengan khuruf A da S. Kata ibunya, biar gampang ”kalau mau memanggil ketiga-tiganya. Tinggal panggil ‘As….” Semuanya langsung dateg. Kan seru!
          Dimas, anak pertama, sekarang sudah kelas 3 SMA  kelas 3.  Di kelas, Kak Dimas selalu mendapat peringkat pertama. Ia sangat ahli dalam bidang seni. Sekali tangannya menggores di kertas, semua mata langsung terpana melihat hasil karyanya,n  karena memang bukan main memang bagusnya. Kak Dimas, mirip sekali dngan bapak, rambutnya hitam selau disisir belah kanan. Matanya agak sipit, seperti orang cina, bibirnya kecil seperti dan tipis seperti kuir apel., potop dech, Ya, itu kokny, Ya, itu 

0 komentar: